Rabu, 12 Maret 2014

Kisah Lucu : Dicky VS Labib

 DICKY VS LABIB

Konon ada sepasang sahabat yang bernama Dicky dan Labib lagi kebingungan karena usaha mereka bangkrut. Setelah memutar keras otak, mereka sepakat membuka pelayanan kesehatan. Maka Dicky jadi sinshe dan Labib menjadi tabib.

Setelah 1 minggu praktek, si tabib tetep sepi pasien, namun si sinshe mulai kebanjiran pasien. Si tabib putar otak untuk melawan si sinshe.

Maka si tabib mengeluarkan jurus dengan memasang pengumuman di depan ruang prakteknya: "Jika Tidak Sembuh Uang Kembali 3x Lipat"

Taktik itu manjur, pasien lalu berdatangan pada si tabib. Giliran si sinshe sewot lalu mencari akal. "Haiyaaa, lumayan kalo owe pulak-pulak sakit dan tidak sembuh dapat uang lha..."

Lalu ia mendatangi si tabib.

Dicky: "Haiyaaa, tolong owe. Owe punya sakit mati lasa. Owe tidak bisa lagi lasain lasa setiap makanan yang owe telan, haiyaa..."

Labib: "Ana fikir itu gamfang ana sembuhkan."

Lalu si Labib memanggil asistennya.

Labib: "Hasaaannnn, cefat ente bawa ke sini obat nomor 14."

Secepat mungkin si asisten yang bernama Fuatwa membawa obat nomor 14 dan oleh si Labib diberikan kepada si Dicky. Dan si Dicky langsung mengunyah sebelum menelan obat nomor 14 tersebut.

Dicky: "Haiyaaa, ini bukan obat lhaaa, tapi ni tai ayam."

Labib: "Ente betul. Itu tai ayam. Berarti ente sudah sembuh dan tidak mati rasa lagi." Si Dicky pulang dengan kesal karena kalah akal. Lalu ia kembali memutar otak berpikir mencari akal untuk mengalahkan si Labib dan sekaligus dapat uang si Labib . Maka kali ni si Dicky kembali berpura-pura sakit lupa yang sangat kronis.

Dicky: "Haiyaaaa Labib, owe sakit lupa palah sekali. Owe lupa semua pelistiwa dan memoli owe. Haiyaaa, tolong owe."

Labib: "Gamfang. Ana fasti tolong ente dan ente fasti sembuh. Obat ana mujArab sekali."

Lalu seperti biasa si Labib memanggil si Fuatwa sang asisten.

Labib: "Fuuatttwaaa, cefat ente bawa kemari obat nomor 14."

Dicky: "Haiyaaaa, owe tidak mau makan tai ayaaaam lagi". :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar